Category: Uncategorized

MATAMUDA MAN Poso Resmi Berakhir, 108 Siswa Baru Siap Menempuh Pendidikan

POSO – Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) bagi siswa baru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Poso tahun ajaran 2026/2027 secara resmi ditutup pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 13 hingga 15 Juli 2026 ini diikuti oleh sebanyak 108 siswa baru. Acara penutupan dihadiri oleh Ketua Pokjawas Kementerian Agama Drs. H. Sahrir, M.Pd.I, didampingi Oleh Kepala Madrasah, KTU, Wakamad dan Guru MAN Poso. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Warda, S.Ag menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, guru, dan pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan MATAMUDA tahun ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang baik bagi siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan, aturan, serta budaya yang ada di MAN Poso. “Melalui MATAMUDA ini, kami ingin siswa baru tidak hanya saling mengenal satu sama lain, tetapi juga memahami visi misi madrasah, tata tertib, serta menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan bersekolah di MAN Poso. Jadilah siswa yang berprestasi, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi agama serta bangsa,” ujar Warda. Sementara itu, Ketua Panitia Zulfikar Ridwan, S.Ud menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan selama tiga hari ini dirancang dengan materi yang beragam, mulai dari pengenalan profil madrasah, nilai-nilai keagamaan, keterampilan sosial, hingga kegiatan kebersamaan. Seluruh rangkaian berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat dari peserta. “Kami juga menyisipkan kegiatan yang melatih kedisiplinan dan kerja sama tim, agar siswa baru siap menghadapi proses pembelajaran yang lebih serius ke depannya. Alhamdulillah seluruh rangkaian selesai sesuai jadwal,” kata Zulfikar. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pokjawas Drs. H. Sahrir, M.Pd.I memberikan pesan kepada para siswa baru untuk menjaga nama baik madrasah, menghormati guru, dan saling menyayangi sesama teman. Ia juga mengajak siswa untuk memanfaatkan fasilitas dan kesempatan belajar di MAN Poso sebaik mungkin demi meraih cita-cita. Dengan berakhirnya kegiatan MATAMUDA ini, ke-108 siswa baru resmi siap memulai kegiatan belajar mengajar secara penuh di MAN Poso mulai pekan depan.

Read More

Semangat Sportivitas dan Kreativitas Membara, Pekan Olahraga dan Seni ke-9  MAN Poso Resmi Dibuka

Poso, 05 Desember 2025 Suasana meriah penuh semangat menyelimuti Lingkungan MAN Poso pagi ini. Ratusan siswa-siswi dari berbagai tingkatan memadati area utama untuk mengikuti Apel pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Pertengahan Semester 2025/2026. Acara yang mengusung tema “Sportif dalam Laga, Kreatif dalam karya” ini secara resmi dibuka oleh Ketua Panitia, Mewakili Kepala MAN Poso Yang saat ini tidak sempat hadir karena suatu halangan. Sebelum pembukaan porseni ini, Kegiatan diawali dengan acara Jalan Santai yang di meriahkan dengan kehadiran Drumband Bahana Gita Persada MAN Poso, dan diiku Seluruh warga MAN Poso. PORSENI kali ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari hari ke depan mulai tanggal 05 Desember hingga tanggal 18 Desember 2025. Berbagai cabang olahraga dan seni akan dipertandingkan, antara lain Sepak Takrau, Bola Volly,  Futsal dan Fun Run. Serta lomba seni seperti, Kultum, Puisi, Duet Song, Tartil, Rengking 1, dan Tari kreasi. Dalam sambutannya, Ketua Panitia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah untuk menyalurkan bakat sekaligus bagaimana menjalin silaturahmi. “Pekan Olahraga dan seni ini bukan hanya sebatas ajang untuk menunjukkan siapa yang terbaik di antara yang terbaik, tetapi kemudian bagaimana menjalin silaturahmi persaudaraan yang kuat. Menang itu baik, tetapi kemudian yang lebih baik adalah sikap sportifitas, disiplin yang ditunjukkan dalam pertandingan ataupun perlombaan.“ujar beliau di hadapan para peserta dan guru. Acara pembukaan semakin semarak dengan penampilan Sanggar tari Al-Khanza dengan judul “Tari Kipas Mappadendang”. Tari ini bersumber dari tradisi ritual panen padi masyarakat bugis. Mappadendang memiliki arti menumbuk padi, dahulu setelah masa  panen besar masyarakat akan mengadakan syukuran dengan menumbuk padi secara beramai-ramai dengan menggunakan lesung dan alu yang mengasilkan irama unik nan meriah. Kipas melambangkan angin sepoi-sepoi yang membawa berkah keanggunan seorang wanita serta semangat  kebersamaan  dan gotong royong. Para peserta terlihat antusias dan siap bertanding, merebutkan gelar juara umum serta piala bergilir sekolah. Diharapkan melalui kegiatan ini, akan muncul bibit-bibit atlet dan seniman muda berbakat yang siap mengharumkan nama Madrasah di tingkat yang lebih tinggi. take by, Sabir

Read More

MAN POSO Melarang Gratifikasi di Madrasah dalam Bentuk Apapun

Tanggal 30 Nov 2025 Di tengah upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, memahami gratifikasi menjadi langkah awal yang penting. Gratifikasi bukan sekadar pemberian, ia bisa menjadi awal dari pelanggaran integritas jika tidak disikapi dengan bijak. Karena itu, penting bagi setiap pegawai negeri atau penyelenggara negara untuk memahami mana yang boleh diterima, mana yang wajib dilaporkan, dan mana yang sebaiknya ditolak. Karena itulah, penting bagi kita untuk mengetahui jenis-jenis gratifikasi yang perlu dilaporkan dan yang tidak. Dengan memahami perbedaannya, kita bisa bersikap bijak dalam menerima pemberian serta terhindar dari potensi pelanggaran hukum. Berikut ini penjelasan mengenai gratifikasi yang wajib dilaporkan dan yang tidak wajib dilaporkan: Gratifikasi Wajib Lapor Jika seorang pegawai negeri atau penyelenggara negara menerima pemberian yang berkaitan dengan jabatannya dan bertentangan dengan tugas atau tanggung jawabnya, maka pemberian itu harus ditolak. Namun, jika tidak bisa ditolak, pemberian tersebut wajib dilaporkan kepada KPK. Gratifikasi Tidak Wajib Lapor Berikut ini adalah bentuk-bentuk gratifikasi yang tidak perlu dilaporkan, selama tidak menimbulkan konflik kepentingan dan memenuhi ketentuan yang berlaku:

Read More

MAN 1 Poso Luncurkan Ekstrakulikuler GAPENDA untuk Mengasah Kreativitas Literasi Siswa

MAN 1 Poso meluncurkan ekstrakurikuler baru bernama GAPENDA (Gerakan Pena Cendekia) sebagai wadah pengembangan literasi siswa. Melalui kegiatan menulis puisi dan karya sastra, siswa diajak menumbuhkan kreativitas, menyalurkan bakat, mengekspresikan diri dan mengasah kemampuan literasi siswa. Selengkapnya: MAN 1 Poso resmi menghadirkan GAPENDA — Gerakan Pena Cendekia sebagai ekstrakurikuler baru yang berfokus pada pengembangan keterampilan literasi dan kreativitas siswa. Program ini memberikan ruang bagi peserta didik untuk mempelajari teknik menulis, berkarya melalui puisi, serta mengembangkan karakter kritis dan komunikatif. Dengan semangat “Dari pena lahir karya, dari karya lahir generasi berdaya!”, GAPENDA menjadi platform bagi siswa MAN 1 Poso untuk menyalurkan bakat menulis dan mengekspresikan diri melalui karya sastra. Setiap tulisan diharapkan menjadi jejak kreativitas yang mengantarkan mereka menuju masa depan yang lebih cerah. Kehadiran GAPENDA menegaskan komitmen MAN 1 Poso dalam menciptakan generasi kreatif, cerdas, dan berkarakter melalui pembinaan literasi yang berkelanjutan — sekaligus memperkaya ragam ekstrakurikuler yang tersedia di madrasah. Setiap tulisan yang lahir dari program ini adalah jejak kreativitas yang menjadi fondasi masa depan siswa. MAN 1 Poso berharap, melalui GAPENDA, akan lahir generasi yang kreatif, cerdas, dan berkarakter—sesuai visi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam prestasi dan akhlak. Dari pena lahir karya, dari karya lahir generasi berdaya.

Read More