Poso, 17 Agustus 2026, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Poso dalam ajang Lomba Gerak Jalan Tingkat Kecamatan Poso Pesisir yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bertempat di Lapangan Mapane, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, pasukan gerak jalan puteri MAN 1 Poso berhasil meraih **Juara 1, sementara pasukan putera meraih **Juara 3. Capaian tersebut menjadi hasil dari kerja keras dan kedisiplinan para siswa yang telah menjalani latihan secara intensif selama kurang lebih dua pekan. Latihan dilakukan untuk membentuk kekompakan barisan, ketepatan gerakan, ketahanan fisik, serta keserasian ritme langkah sehingga mampu memberikan penampilan terbaik saat perlombaan. Dalam perlombaan tersebut, kategori peserta digabung antara tingkat SMP/MTs dan SMA/MA, sehingga persaingan berlangsung cukup ketat. Meski demikian, pasukan putera dan puteri MAN 1 Poso mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan membawa pulang prestasi bagi madrasah. Wakamad Kesiswaan MAN 1 Poso, Abdul. Hafis, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh anggota pasukan dan para pembina yang telah memberikan pendampingan selama proses persiapan hingga pelaksanaan lomba. “Di balik langkah yang tegap dan ritme yang serasi, ada pengorbanan serta rasa saling percaya antara pimpinan dan anggota barisan. Kemenangan ini milik bersama, baik tim putera maupun tim puteri,” ungkap Abd. Hafis. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran para pembina yang mendampingi proses latihan, yakni Mahfud DM, S.Pd., Abdul Hafis, S.Pd., Rafika Rimi, S.Pd., Kumbarawati, S.Pd., Hariana Mukti, S.Pd., dan Widia Astuti, S.Pd. Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa MAN 1 Poso untuk terus mengembangkan potensi, menjaga semangat disiplin, serta berani berkompetisi secara positif. Lebih dari sekadar kemenangan, kegiatan gerak jalan menjadi wadah untuk menanamkan nilai kekompakan, tanggung jawab, kerja sama, dan semangat nasionalisme dalam diri peserta didik.
Read MorePoso (Kemenag Sulteng) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Poso memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui sosialisasi dan evaluasi penilaian Zona Integritas, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di MAN 1 Poso tersebut menghadirkan Kholidah dari Kantor Wilayah Kemenag Sulteng sebagai pemateri. Ia memberikan sosialisasi sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan dan penilaian Zona Integritas di lingkungan MAN 1 Poso. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif menyimak materi yang disampaikan. Berbagai penjelasan terkait penguatan Zona Integritas menjadi bagian dari upaya madrasah membangun pemahaman bersama mengenai penerapan prinsip-prinsip integritas dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya MAN 1 Poso melihat capaian pembangunan Zona Integritas sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu diperkuat dan ditingkatkan. Langkah tersebut diharapkan membantu madrasah menjalankan program ZI secara konsisten dan tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif maupun penilaian. Kepala MAN 1 Poso, Warda, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kholidah atas ilmu serta kesempatan yang diberikan kepada madrasah melalui kegiatan tersebut. “Kami ucapkan terima kasih atas ilmu dan kesempatan yang diberikan kepada madrasah kami. Semoga ilmu yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi seluruh jajaran MAN 1 Poso dalam memperkuat pelaksanaan Zona Integritas,” ujar Warda. Pembangunan Zona Integritas di MAN 1 Poso, sebut Warda, diarahkan tidak hanya pada pemenuhan aspek administratif dan penilaian, tetapi juga pada pembentukan budaya kerja yang menjunjung integritas, transparansi, dan akuntabilitas. “Hal tersebut kami harap bisa berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan yang bersih, profesional, dan berkualitas kepada masyarakat,” tandasnya.
Read MorePOSO — MAN 1 Poso kembali meneguhkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter melalui pelaksanaan Upacara Bendera yang dirangkaikan dengan Pembacaan Deklarasi Kurikulum Cinta, Madrasah Ramah Anak, serta komitmen bersama untuk mencegah kekerasan dan bullying. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan MAN 1 Poso, Minggu (30/8/2026), dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi MAN 1 Poso. Pelaksanaan upacara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Selain menjadi momentum untuk menanamkan nilai kedisiplinan dan nasionalisme kepada peserta didik, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan budaya positif di lingkungan madrasah. Dalam rangkaian kegiatan, seluruh peserta mengikuti pembacaan Deklarasi Kurikulum Cinta dan Madrasah Ramah Anak. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama seluruh warga madrasah untuk membangun lingkungan pendidikan yang mengedepankan kasih sayang, penghormatan terhadap sesama, perlindungan terhadap peserta didik, serta menciptakan suasana belajar yang bebas dari kekerasan dan bullying. Komitmen tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sebuah deklarasi, tetapi dapat diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari seluruh warga MAN 1 Poso. Dengan demikian, madrasah dapat menjadi ruang tumbuh yang memberikan rasa aman sekaligus mendorong peserta didik untuk berkembang secara akademik, sosial, dan karakter. Pada kesempatan yang sama, MAN 1 Poso juga memberikan apresiasi kepada pembina dan peserta Olimpiade Bahsa Arab yang telah mewakili MAN 1 Poso pada tingkat Provinsi. Apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan atas kerja keras, dedikasi, dan perjuangan yang telah diberikan dalam membawa nama madrasah pada ajang kompetisi tersebut. Salah satu capaian membanggakan diraih oleh Annisa Kinanti, yang berhasil meraih Juara Harapan 3 OBA Tingkat Provinsi. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik MAN 1 Poso memiliki potensi dan kemampuan untuk bersaing pada tingkat yang lebih tinggi. Kepala MAN 1 Poso, Warda, S.Ag, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pembina dan peserta lomba OBA yang telah berusaha dan memberikan yang terbaik dalam mengikuti kompetisi. “Ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pembina dan peserta lomba OBA. Selamat kepada Annisa Kinanti atas juara yang telah dicapai. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berkembang, dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” ungkapnya. Melalui kegiatan tersebut, MAN 1 Poso tidak hanya terus membangun budaya prestasi, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menghadirkan madrasah yang ramah, aman, dan penuh nilai-nilai cinta. Prestasi yang diraih diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berani berprestasi, sementara deklarasi yang dibacakan menjadi pijakan bersama dalam menciptakan lingkungan madrasah yang bebas dari kekerasan dan bullying.
Read MorePoso, 29 September 2026 — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Poso melaksanakan kegiatan evaluasi Zona Integritas (ZI) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran madrasah untuk meninjau kembali pelaksanaan program pembangunan Zona Integritas sekaligus memastikan implementasinya berjalan secara terarah dan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi capaian, kendala, serta berbagai aspek yang masih memerlukan perbaikan dan penguatan. Proses tersebut mencakup peninjauan terhadap pelaksanaan program, efektivitas tata kelola, mekanisme pengawasan, serta penerapan budaya kerja yang berorientasi pada integritas, profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas. Melalui evaluasi secara berkala, MAN 1 Poso berupaya memastikan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak berhenti pada pemenuhan aspek administratif, tetapi menjadi bagian dari proses pembenahan kelembagaan dan perubahan budaya kerja. Komitmen tersebut diarahkan pada terciptanya lingkungan kerja yang bersih, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan publik yang efektif dan berkualitas. Seluruh jajaran MAN 1 Poso juga didorong untuk berperan aktif dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program Zona Integritas. Sinergi antarkomponen madrasah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membangun tata kelola yang konsisten serta menciptakan budaya organisasi yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. Dengan dilaksanakannya evaluasi ini, MAN 1 Poso menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan dalam rangka mewujudkan madrasah yang berintegritas, memiliki tata kelola yang baik, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik, orang tua, dan masyarakat.
Read MorePoso — Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran terus dilakukan MAN 1 Poso. Bertempat di Aula MAN 1 Poso, Selasa, 29 September 2026, madrasah melaksanakan Rapat Evaluasi Proses Belajar Mengajar (PBM) yang diikuti oleh unsur pimpinan, dewan guru, dan tenaga kependidikan. Rapat ini menjadi ruang bersama untuk melihat kembali pelaksanaan PBM, mengidentifikasi berbagai kendala yang ditemui dalam proses pembelajaran, serta membahas langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan semakin efektif dan terarah. Evaluasi tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh pendidik untuk melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari kesiapan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan di kelas, kedisiplinan, hingga perkembangan dan kebutuhan peserta didik. Bagi MAN 1 Poso, evaluasi merupakan bagian penting dari upaya membangun budaya kerja yang terus berbenah. Setiap masukan dan temuan dalam pelaksanaan PBM diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan bersama, sehingga proses pembelajaran tidak berhenti pada rutinitas, tetapi terus berkembang mengikuti kebutuhan peserta didik. Melalui rapat ini, MAN 1 Poso kembali memperkuat komitmen untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, membangun koordinasi antarguru, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan akademik dan karakter peserta didik. Dari evaluasi lahir perbaikan. Dari perbaikan, lahir pembelajaran yang lebih berkualitas. Humas MAN 1 Poso
Read MorePoso, 26 Agustus 2026 — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Poso bekerja sama dengan Puskesmas Mapane melaksanakan kegiatan Skrining Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh siswa kelas X. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan MAN 1 Poso sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian peserta didik terhadap pentingnya kesehatan sejak dini. Selain pemeriksaan kesehatan umum, kegiatan tersebut juga mencakup beberapa layanan skrining, di antaranya skrining kesehatan anak sekolah, pemberian tablet tambah darah (Fe) bagi remaja putri, serta skrining kesehatan jiwa bagi anak sekolah. Kegiatan CKG ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X MAN 1 Poso. Para peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Mapane. Kegiatan diawali dengan pengarahan kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta mengikuti pemeriksaan dengan tertib. Selanjutnya, siswa mengikuti proses pemeriksaan sesuai dengan tahapan yang telah disiapkan oleh petugas kesehatan. Melalui kegiatan ini, kondisi kesehatan peserta didik dapat diketahui sejak dini. Hasil skrining diharapkan dapat menjadi bahan bagi siswa, madrasah, maupun orang tua untuk memberikan perhatian dan tindak lanjut apabila ditemukan kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Pihak MAN 1 Poso menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Mapane beserta seluruh tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan kesehatan kepada para siswa. Kegiatan CKG ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk membangun kebiasaan hidup sehat. Dengan tubuh yang sehat dan kondisi mental yang baik, peserta didik diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, dan berprestasi. MAN 1 Poso dan Puskesmas Mapane terus mendorong terwujudnya generasi muda yang sehat sebagai bagian penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
Read MorePOSO – Kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) bagi siswa baru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Poso tahun ajaran 2026/2027 secara resmi ditutup pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 13 hingga 15 Juli 2026 ini diikuti oleh sebanyak 108 siswa baru. Acara penutupan dihadiri oleh Ketua Pokjawas Kementerian Agama Drs. H. Sahrir, M.Pd.I, didampingi Oleh Kepala Madrasah, KTU, Wakamad dan Guru MAN Poso. Dalam sambutannya, Kepala Madrasah Warda, S.Ag menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, guru, dan pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan MATAMUDA tahun ini. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang baik bagi siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan, aturan, serta budaya yang ada di MAN Poso. “Melalui MATAMUDA ini, kami ingin siswa baru tidak hanya saling mengenal satu sama lain, tetapi juga memahami visi misi madrasah, tata tertib, serta menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan bersekolah di MAN Poso. Jadilah siswa yang berprestasi, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi agama serta bangsa,” ujar Warda. Sementara itu, Ketua Panitia Zulfikar Ridwan, S.Ud menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan selama tiga hari ini dirancang dengan materi yang beragam, mulai dari pengenalan profil madrasah, nilai-nilai keagamaan, keterampilan sosial, hingga kegiatan kebersamaan. Seluruh rangkaian berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat dari peserta. “Kami juga menyisipkan kegiatan yang melatih kedisiplinan dan kerja sama tim, agar siswa baru siap menghadapi proses pembelajaran yang lebih serius ke depannya. Alhamdulillah seluruh rangkaian selesai sesuai jadwal,” kata Zulfikar. Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pokjawas Drs. H. Sahrir, M.Pd.I memberikan pesan kepada para siswa baru untuk menjaga nama baik madrasah, menghormati guru, dan saling menyayangi sesama teman. Ia juga mengajak siswa untuk memanfaatkan fasilitas dan kesempatan belajar di MAN Poso sebaik mungkin demi meraih cita-cita. Dengan berakhirnya kegiatan MATAMUDA ini, ke-108 siswa baru resmi siap memulai kegiatan belajar mengajar secara penuh di MAN Poso mulai pekan depan.
Read MoreDaftar secara online. klik link dibawah brosur…………………… KLIK disini Untuk mendaftar —————————————————————————
Read MorePoso, 05 Desember 2025 Suasana meriah penuh semangat menyelimuti Lingkungan MAN Poso pagi ini. Ratusan siswa-siswi dari berbagai tingkatan memadati area utama untuk mengikuti Apel pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Pertengahan Semester 2025/2026. Acara yang mengusung tema “Sportif dalam Laga, Kreatif dalam karya” ini secara resmi dibuka oleh Ketua Panitia, Mewakili Kepala MAN Poso Yang saat ini tidak sempat hadir karena suatu halangan. Sebelum pembukaan porseni ini, Kegiatan diawali dengan acara Jalan Santai yang di meriahkan dengan kehadiran Drumband Bahana Gita Persada MAN Poso, dan diiku Seluruh warga MAN Poso. PORSENI kali ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari hari ke depan mulai tanggal 05 Desember hingga tanggal 18 Desember 2025. Berbagai cabang olahraga dan seni akan dipertandingkan, antara lain Sepak Takrau, Bola Volly, Futsal dan Fun Run. Serta lomba seni seperti, Kultum, Puisi, Duet Song, Tartil, Rengking 1, dan Tari kreasi. Dalam sambutannya, Ketua Panitia menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai wadah untuk menyalurkan bakat sekaligus bagaimana menjalin silaturahmi. “Pekan Olahraga dan seni ini bukan hanya sebatas ajang untuk menunjukkan siapa yang terbaik di antara yang terbaik, tetapi kemudian bagaimana menjalin silaturahmi persaudaraan yang kuat. Menang itu baik, tetapi kemudian yang lebih baik adalah sikap sportifitas, disiplin yang ditunjukkan dalam pertandingan ataupun perlombaan.“ujar beliau di hadapan para peserta dan guru. Acara pembukaan semakin semarak dengan penampilan Sanggar tari Al-Khanza dengan judul “Tari Kipas Mappadendang”. Tari ini bersumber dari tradisi ritual panen padi masyarakat bugis. Mappadendang memiliki arti menumbuk padi, dahulu setelah masa panen besar masyarakat akan mengadakan syukuran dengan menumbuk padi secara beramai-ramai dengan menggunakan lesung dan alu yang mengasilkan irama unik nan meriah. Kipas melambangkan angin sepoi-sepoi yang membawa berkah keanggunan seorang wanita serta semangat kebersamaan dan gotong royong. Para peserta terlihat antusias dan siap bertanding, merebutkan gelar juara umum serta piala bergilir sekolah. Diharapkan melalui kegiatan ini, akan muncul bibit-bibit atlet dan seniman muda berbakat yang siap mengharumkan nama Madrasah di tingkat yang lebih tinggi. take by, Sabir
Read MoreTanggal 30 Nov 2025 Di tengah upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, memahami gratifikasi menjadi langkah awal yang penting. Gratifikasi bukan sekadar pemberian, ia bisa menjadi awal dari pelanggaran integritas jika tidak disikapi dengan bijak. Karena itu, penting bagi setiap pegawai negeri atau penyelenggara negara untuk memahami mana yang boleh diterima, mana yang wajib dilaporkan, dan mana yang sebaiknya ditolak. Karena itulah, penting bagi kita untuk mengetahui jenis-jenis gratifikasi yang perlu dilaporkan dan yang tidak. Dengan memahami perbedaannya, kita bisa bersikap bijak dalam menerima pemberian serta terhindar dari potensi pelanggaran hukum. Berikut ini penjelasan mengenai gratifikasi yang wajib dilaporkan dan yang tidak wajib dilaporkan: Gratifikasi Wajib Lapor Jika seorang pegawai negeri atau penyelenggara negara menerima pemberian yang berkaitan dengan jabatannya dan bertentangan dengan tugas atau tanggung jawabnya, maka pemberian itu harus ditolak. Namun, jika tidak bisa ditolak, pemberian tersebut wajib dilaporkan kepada KPK. Gratifikasi Tidak Wajib Lapor Berikut ini adalah bentuk-bentuk gratifikasi yang tidak perlu dilaporkan, selama tidak menimbulkan konflik kepentingan dan memenuhi ketentuan yang berlaku:
Read More